<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="17171">
 <titleInfo>
  <title>Pudarnya Konsep Dosa dalam Dunia Kekinian:</title>
  <subTitle>Doktrin tentang Dosa</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Lukito, Daniel Lucas</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Malang</placeTerm>
   <publisher>Literatur SAAT</publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>386hlm; 15x22cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tujuan penulisan buku ini adalah untuk memperlihatkan adanya penyimpangan pengajaran tentang dosa yang sudah berkembang dalam dunia sekuler dan juga dalam gereja serta sekolah tinggi teologi. Situasi dunia masa kini sepertinya sedang memaksa membawa manusia (baca; pemimpin agama, institusi gereja atau sekolah tinggi teologi) untuk berbicara tentang dosa, tetapi dengan menceraikannya dari dasar-dasar teologi yang sehat. Bagi para pemikir religius maupun sekuler kekinian, pengajaran tentang dosa yang mengacu pada Alkitab dan teologi yang sehat dianggap sudah kuno, tidak relevan dan tidak jelas fungsinya. Jadi situasi dunia kekinian yang secara diam-diam atau terang-terangan menolak konsep dosa yang biblikal justru menjadi akar dari segala persoalan yang meluas dalam lingkup mental, moral, politik dan sosial. Pada titik inilah harus ditegaskan bahwa teologi Kristen yang sejati harus menghadirkan ajaran tentang hamartiologi yang biblikal dengan dasar teologi yang solid. Pengajaran tentang dosa di sekolah tinggi teologi, mimbar gereja atau pengajaran dasar iman Kristen kepada jemaat tidak boleh meminimalkan atau mengabsenkan konsep tentang dosa, sebab persoalan tentang dosa adalah persoalan yang amat sangat serius. Tidak ada dosa berarti tidak ada keselamatan. Bila dosa adalah keberadaan yang tidak riil, maka salib Kristus atau anugerah Allah melalui Kristus menjadi tidak bermakna. Jadi intinya buku ini berusaha memaparkan dan menafsirkan kembali doktrin tentang dosa menurut pengajaran yang biblikal dan sesuai dengan teologi yang sehat.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Teologi</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>dosa</topic>
 </subject>
 <classification>230</classification>
 <identifier type="isbn">9786027788473</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>230 Luk p</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">19908</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan STFT</sublocation>
    <shelfLocator>230 Luk p</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Pudarnya_Konsep_Dosa.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>17171</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-03-16 09:42:13</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-03-17 11:51:59</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>