<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="16675">
 <titleInfo>
  <title>Relativisme Etika Normatif (Telaah kritis atas konsep etika situasi Joseph Fletcher)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1. Yohanes Bosco Isdaryanto, Lic.Phil.</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Andi, Furmensius</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Malang</placeTerm>
   <publisher>STFT Widya Sasana</publisher>
   <dateIssued>2010</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>x + 97hlm; 21x28cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Masalah etika atau etis, moral, etiket, sopan santun dan relasi yang baik dengan sesama menjadi tuntunan dalam kehidupan bermasyarakat. Etika menjadi pedoman, penuntun dan penjamin kestabilan menuju sebuah masyarakat yang aman, sejahtera, damai dan bahagia. Sebaliknya, jika etika diabaikan atau dilanggar maka masyarakat menjadi kacau, perang dan permusuhan akan terjadi. Sehingga tak jarang kita mendengar perkataan atau penilaian seperti perbuatan orang itu tidak etis, pembicaraannya tidak mengenal etika, orang itu telah melanggar moral yang ada dan lain-lain. Sungguh etika menjadi unsur penting dalam menjalin relasi di antara sesama manusia. Pada dasarnya etika mengatur tingkah laku baik-buruk manusia. Dengan demikian etika tidak terlepas dari totalitas manusia itu sendiri. Etika memiliki kaitan yang erat dengan hati nurani, hak ,kewajiban, tanggung jawab, kebebasan, hukum, norma dan nilai. Hari nurani menjadi dasar tingkah laku atau tindakan manusia. Tindakan yang sesuai dengan hak, kewajiban, hukum, tanggung jawab seseorang dalam masyarakat. Tindakan atau keputusan etis memiliki nilai yang hendak diperjuangkan. Etika membantu manusia untuk menemukan nilai-nilai yang menjadi tujuan dan arah hidupnya. Jika seseorang bertingkah laku seturut tatanan etis yang ada maka ia akan memerolah hidup baik. Sebaliknya jika seseorang melanggar atau tindakannya tidak sesuai dengan etika yang berlaku dalam masyarakat maka ia akan mendapatkan hukuman atau sanksi dari masyarakat atau lembaga formal seperti pengadilan. Pelanggaran etis merupakan sebuah bentuk penyangkalan terhadap rumusan normatif dari etika yang ada. Rumusan etika normatif menjadi konkretisasi dari etika itu.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>etika</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SKRIPSI 2010</topic>
 </subject>
 <classification>170</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>170 And r</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">06.000050</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan STFT</sublocation>
    <shelfLocator>170 And r</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Cover_SKRIPSI_baru.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>16675</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-06-19 08:55:45</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>