<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="16674">
 <titleInfo>
  <title>Penolakan Pemakaman Gerejawi Bagi Pelaku Bunuh Diri (Tinjauan dari Kitab Hukum Kanonik Kanon 1184)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1. Dr. Alfonsus Tjatur Raharso</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Diri, Ardianus</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Malang</placeTerm>
   <publisher>STFT Widya Sasana</publisher>
   <dateIssued>2010</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>vii + 62hlm; 21x28cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Maraknya kasus bunuh diri seringkali menghiasi berita di televisi ataupun di surat kabar. Tindakan bunuh diri seolah-olah menjadi jalan penyelesaian yang terbaik dalam mengatasi masalah. Padahal itu adalah perbuatan yang salah atau keliru, dan ditentang oleh agama manapun. Dengan melakukan bunuh diri, hidup tidak lagi dilihat sebagai suatu anugerah yang sangat berharga yang harus dijaga dan dipertahankan. Tindakan bunuh diri menjadikan orang itu tuan atas hidupnya sehingga ia berhak untuk menentukan tujuan akhirnya. Pandangan seperti ini harus disingkirkan. Karena manusia hanya mempunyai hak kelola dan pakai secara bertanggungjawab. Sedangkan pemilik dan tuan sesungguhnya atas kehidupan manusia adalah Tuhan sendiri, tidak ada yang lain. Hidup manusia merupakan anugerah dan karunia dari Tuhan. Manusia adalah makhluk ciptaanNya yang paling mulia dari makhluk yang lain, yakni sebagai ciptaan Tuhan yang mempunyai martabat yang luhur, melampaui ciptaan yang lainnya, ia mempunyai kehendak, akal budi, kemampuan untuk menilai dan memilih.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>bunuh diri</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SKRIPSI 2010</topic>
 </subject>
 <classification>179.9</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>179.9 Dir p</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">06.000011</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan STFT</sublocation>
    <shelfLocator>179.9 Dir p</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Cover_SKRIPSI_baru.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>16674</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-06-19 08:58:31</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>