<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="16673">
 <titleInfo>
  <title>Tri Hita Karana Sebagai Filosofi Hidup Bersama Masyarakat Bali (Tinjauan antropologis-filosofis)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1. Raymundus I Made Sudhiarsa, Ph.D</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Purnawan, Yohanes I Wayan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Malang</placeTerm>
   <publisher>STFT Widya Sasana</publisher>
   <dateIssued>2010</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>viii + 102hlm; 21x28cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Wacana perdamaian, kesejahteraan dan kebahagiaan merupakan topik yang selalu hangat dan aktual untuk dibicarakan. Perdamaian, kesejahteraan dan kebahagiaan menjadi situasi ideal dan tujuan hidup umat manusia universal. Dalam ruang dan waktu, manusia berjuang untuk mencapai tujuan ini. Masyarakat Bali yang lebih dikenal sebagai masyarakat Hindu memiliki tujuan hidup sesuai dengan ajaran Hindu sendiri yakni jagadhita dan moksha. Jagadhita merupakan situasi hidup yang sejahtera, tertib dan damai di dunia, sedangkan moksha merupakan pencapaian bentuk kehidupan yang tertinggi, suatu persekutuan dengan Ida Sanghyang Widi Wasa 'Yang Ilahi'.&#13;
Pada jagadhita dan moksha ini, masyarakat Hindu Bali kemudian menempatkan cita-cita dan tingkah laku hidupnya. Bagaimana dan dengan cara apa mereka mewujudkannya, nampak dalam usaha mereka untuk menjaga keseimbangan dan keharmonisan hidup. Berkaitan dengan keseimbangan, masyarakat Bali hidup dalam pola pikir yang bersifat dikotomis dan trikotomis. Pola pikir keduanya menunjukkan adanya dua sisi yang berlawanan namun saling membutuhkan dan melengkapi. Dua sisi yang berlawanan ini dikenal sebagai rwa-bhineda. Dalam orientasi arah, ini diungkapkan dengan konsep kaja-kelod utara-selatan yang berorientasi pada gunung dan laut; kangin-kauh timur-barat yang berorientasi pada matahari terbit dan terbenam. Gunung dan timur memiliki makna kesucian, sedangkan laut dan barat merupakan arah yang kurang suci. Selanjutnya pada pola pikir trikotomi, masyarakat Bali mengenal utama, madya dan nista. Dengan pola pikir dikotomi dan trikotomi ini, masyarakat Bali menata ruang hidupnya.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>SKRIPSI 2010</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>filsafat hindu Bali (Tri Hita Karana)</topic>
 </subject>
 <classification>181.16</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>181.16 Pur t</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">06.000061</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan STFT</sublocation>
    <shelfLocator>181.16 Pur t</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Cover_SKRIPSI_baru.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>16673</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-06-19 09:01:42</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>