<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="16464">
 <titleInfo>
  <title>Adakah Keselamatan Bagi Orang Murtad? (Suatu Eksegese dan Refleksi Teologis atas Ibr 6:</title>
  <subTitle>4-12)</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1. Prof. Dr. H. Pidyarto</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Caesario, Yusuf Dimas</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Malang</placeTerm>
   <publisher>STFT Widya Sasana</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>vi + 95hlm: 21,5x28cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Gereja mengajarkan bahwa memiliki dan mempertahankan iman kepada Yesus Kristus adalah kewajiban setiap orang Kristen untuk dapat mencapai keselamatan. Namun, yang menjadi persoalan adalah, apakah upaya untuk mempertahankan iman dan mengembangkannya merupakan sesuatu mudah dilakukan oleh setiap orang Kristen? Kemajuan ilmu pengetahuan menjadi semakin pesat pada masa sekarang ini, dan kerap kali membawa manusia pada jalan pikiran yang serba rasionalis, kritis, dan praktis. Gereja sebagai minoritas juga kerap kali mendapat tekanan dari pihak luar (mayoritas). Hal-hal tersebut tentu berdampak bagi kekristenan, yaitu semakin lunturnya iman kepada Kristus yang memang tidak dapat dipahami sepenuhnya secara rasional. Akibatnya, banyak orang Kristen pada zaman ini kurang mampu menghayati imannya dengan baik, bahkan pergi meninggalkan imannya itu. Keadaan tersebut tentu menjadi keprihatinan bagi Gereja. rnrnKondisi di mana orang Kristen tidak mampu mempertahankan lagi imannya dan pergi meninggalkannya disebut sebagai murtad. Bahaya kemurtadan ini telah ada sejak zaman Gereja awali. Dalam Ibr. 6:6 dikatakan demikian,</note>
 <subject authority="">
  <topic>SKRIPSI 2015</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Alkitab-PB-Ibrani</topic>
 </subject>
 <classification>227.870.7</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>227.870.7 CAE a</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">11.001</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator>227.870.7 Cae a</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Cover_SKRIPSI_baru.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>16464</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>