<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="16126">
 <titleInfo>
  <title>Neoliberalisme dan Restorasi Kelas Kapitalis</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Darmawan, Eko Prasetyo (ptj)</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Harvey, David</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Yogyakarta</placeTerm>
   <publisher>Resist Book</publisher>
   <dateIssued>2009</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>x + 371hlm: 14x21cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Neoliberalisme kerap dimaknai sebagai teori ekonomi politik yang hanya mendatangkan petaka. Krisis yang berlarut-larut dan ketidakstabilan perekonomian dunia beberapa dekade belakangan menjadi buktinya. Tapi, kenapa logika dan resep-resep neoliberalisme tetap diadopsi dan menjadi panduan berbagai macam kebijakan? Mengapa wacananya, baik dalam pemikiran maupun praktik, bisa menjadi dominan bahkan tidak hanya dalam ranah ekonomi? Apa sebenarnya neoliberalisme itu? Dalam buku ini, David Harvey menelusuri akar perkembangan neoliberalisme dan bagaimana ia menjadi wacana dominan dalam skala global. Ia membedah logika neoliberalisme, menyingkap kontradiksi internalnya, dan bermacam variannya yang tampak berbeda dari satu tempat ke tempat lain. Lebih dari itu, ia mengungkapkan adanya ruang yang terbuka untuk hancurnya neoliberalisme. Sebagai akibat kontradiksi internalnya dan tanda-tanda merosotnya hegemoni AS. Menariknya, ia membangun suatu kerangka kerja, tidak hanya untuk menganalisa bahaya politik dan ekonomi yang mengepung kita, melainkan juga untuk mengajukan strategi perlawanan sekaligus sistem alternatif yang lebih adil secara sosial.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>kapitalisme</topic>
 </subject>
 <classification>330.122</classification>
 <identifier type="isbn">9793723718</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>330.122 Har n</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">15560</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator>330.122 Har n</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Neoliberalisme_dan_Restorasi.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>16126</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-02-24 08:36:07</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>