<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="15846">
 <titleInfo>
  <title>Peran Media Massa dalam Pendidikan Modern</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Tondowidjojo, John</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Surabaya</placeTerm>
   <publisher>Yayasan Sanggar Bina Tama</publisher>
   <dateIssued>1987</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>38hlm; 12,5x19,5cm</extent>
 </physicalDescription>
 <relatedItem type="series">
  <titleInfo/>
  <title>Pustaka Komunikasi No.2</title>
 </relatedItem>
</mods>
<note>Sesudah perang dunia ke II tampak muncul dengan pesat perkembangan teknologi di antaranya Media Massa; radio, televisi, film dan pers. Manusia dapat dikatakan setiap harinya tidak dapat  terlepas dari pengaruh radio, televisi, film dan pers. Media Massa dan manusia tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan sehari-harinya. Apakah lalu manusia akan melarikan diri dari realita ini? Apakah manusia mau tidak ikut menikmati hasil perkembangan teknologi modern? Apakah manusia membendung arus perkembangan teknologi di Zaman modern ini? Inilah beberapa pertanyaan yang kiranya dapat dijadikan refleksi dalam kehidupan kita sehari-hari. Manusia harus menentukan sikap yang jelas pengaruh-pengaruh Zamannya. Yang jelas manusialah penciptanya teknologi dan teknologi adalah expresi pribadi manusia yang penuh dengan daya kemampuan serta kreativitas. Dari sebab itu, manusia sebagai subyeknya dan manusia harus berusaha untuk tetap menjadi subyek, bukannya obyek atau robot teknologi. Manusia harus belajar mengadakan apresiasi keagungannya, tetapi sekaligus kritis terhadapnya agar jangan dirobotkan olehnya, hanya terbawa oleh arusnya.</note>
<note type="statement of responsibility"></note>
<subject authority="">
 <topic>media massa dan pendidikan</topic>
</subject>
<classification>302.23</classification>
<identifier type="isbn"></identifier>
<location>
 <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
 <shelfLocator>302.23 Ton p</shelfLocator>
 <holdingSimple>
  <copyInformation>
   <numerationAndChronology type="1">4442</numerationAndChronology>
   <sublocation>Perpustakaan STFT</sublocation>
   <shelfLocator>302.23 Ton p</shelfLocator>
  </copyInformation>
 </holdingSimple>
</location>
<slims:image>Peran_Media_Masa.jpg.jpg</slims:image>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>15846</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-01-10 09:21:18</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>