<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="157">
 <titleInfo>
  <title>Dari Saminisme ke Posmodernisme</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Subangun, Emmanuel</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Yogyakarta</placeTerm>
   <publisher>CRI Alocita</publisher>
   <dateIssued>1994</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>x + 178hlm; 13,5x21cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Ilmu adalah sebuah permainan. Mungkin permainan catur adalah ibarat yang paling dekat. Ada aturan dan aturan main itu adalah hasil buatan kita, ada persetujuan kita. Dan dalam menjalankan permainan itu setiap pelaku harus berjalan dalam peran masing-masing, sehingga dalam keseluruhan, karena masing-masing bergerak dalam sebuah strategi permainan yang dipilih, maka hasilnya adalah pemain buah hitam atau putih yang menang atau dalam banyak hal hanya remis. Di dalam setiap permainan, akan selalu hadir sebuah pertaruhan, ada sesuatu yang dipertaruhkan. Dan apa yang dipertaruhkan disini, dapat disingkat dalam ibarat sebuah peta. Karena juga pemain catur di Indonesia sekarang ini semakin berkembang, meskipun hanya sampai setingkat tujuh belas agustusan, maka diterbitkannya buku ini adalah untuk memperluas bacaan mengenai percaturan dunia ilmu Indonesia. Bermain catur bukanlah bermain halma, bermain ilmu bukan bermain dagang. Praktek ilmu itu sendiri adalah bagian dari praktek sosial, maka salah satu pendekatan yang dipilih dikenal dengan sebutan Teori Praktek. Ilmu dalam praktek tidak bisa dilepaskan dari usaha menentukan arah yang harus dipilih. Ilmu yang (dianggap) netral dan obyektif itu tidak bisa dilepaskan dari implikasi paling jauh dari pilihan kebijakan politik dan lebih dalam lagi ideologi. Sampai disini kias mata angin tidak bisa digerakkan lebih jauh lagi.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>kebudayaan</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>pembangunan</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>ilmu-ilmu sosial</topic>
 </subject>
 <classification>300</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>300 Sub s</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">7014</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator>300 Sub s</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Dari_Saminisme_ke_Posmodernisme.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>157</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-05-08 11:51:21</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>