<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="15320">
 <titleInfo>
  <title>51 Perempuan Pencerah Dunia</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Yukesti, Tetty</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>Elex Media Komputindo</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xxx + 305hlm: 14x21cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Ada banyak buku yang mengangkat tentang perjuangan kaum perempuan baik secara nasional maupun internasional. Buku ini melacak kembali akar ketidaksejajaran perempuan dan laki-laki. Dari kajian gender, perempuan ditempatkan pada posisi yang interior. Secara universal permasalahn perempuan di mana pun di dunia ini sama. Perempuan pencerah dunia yang saya maksudkan adalah perempuan yang bukan hanya mampu memberdayakan dirinya saja, tapi ia banyak berbuat sesuatu untuk peningkatan kualitas hidup orang lain. Mereka adalah perempuan yang gigih memperjuangkan nasib perempuan untuk mendapatkan hak suara dengan cara berjuang melalui legislatif membantu mengamandemen aturan-aturan yang membelengu hak-hak perempuan. Aturan yang dibuat oleh hukum-hukum negara seharusnya memberikan perlindungan untuk perempuan dan anak. Melakukan tindakan langsung dengan cara membuka sekolah untuk perempuan agar perempuan mendapat akses pendidikan. Para pencerah dunia ini yakin, bahwa pendidikan merupakan hal yang sangat penting untuk meraih kehidupan yang lebih baik. Sejatinya, perempuan dan laki-laki memiliki hak yang sama dalam menentukan hidup.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Wanita</topic>
 </subject>
 <classification>305.42</classification>
 <identifier type="isbn">9786020268934</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>305.42 Yuk l</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">18662</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator>305.42 Yuk l</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>51_Perempuan_Pencerah_Dunia.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>15320</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-04-02 09:17:57</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>