<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="14655">
 <titleInfo>
  <title>The Greatness of Al-Andalus:</title>
  <subTitle>Ketika Islam Mewarnai Peradaban Barat [Judul asli: God Crucible: Islam and The Making of Europe]</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Liputo, Yuliani (ptj)</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Lewis, David Levering</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>Serambi Ilmu Semesta</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>665hlm; 15 x 23cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Dimulai dengan perang tiada henti antara kekaisaran Romawi dan Persia, Lewis menyusun buku ini sejak kelahiran Islam dan perkembangan kekuasaan Islam dari Timur Tengah dan Afrika Utara sebelum tiba di abad kegelapan Eropa. Berdiri secara mengejutkan di Spanyol pada pertengahan awal abad kedelapan, penguasa muslim akhirnya menciptakan suasana sarat toleransi antara Muslim, Yahudi, dan Kristen. Kondisi inilah memunculkan Al-Andalus sebagai negara makmur dan kosmopolit yang pada gilirannya mengubah wajah Eropa dan Barat. Lewis menghadirkan potret Islam Spanyol yang luar biasa dalam detail sejarah yang begitu hidup, mulai dari keindahan yang sangat inspiratif La Mezquita, Masjid Agung Kordoba, sampai ke istana-istana khalifah yang besar-besar ketimbang istana di Versaillers. Lewis menutup bukunya secara dramatis dengan mengisahkan bahwa saat kehancurannya, Islam justru menjadi bara pencerahan di Eropa, namun muslim pragmatis kalah oleh fundamentalisme dan militansi kalangan Kristen. Lewis menutup sejarah ini dengan potret yang syahdu melalui perikehidupan dua filsuf besar akhir abad tiga belas; seorang sarjana Yahudi Maimonides dan filsuf muslim Ibnu Rusyd. The Greatness of al-Andalus kita butuhkan bukan hanya untuk memahami sejarah dunia, tapi juga sebuah karya yang menempatkan benturan peradaban yang terjadi belakangan ini ke dalam perspektif yang lebih segar. Dengan menampilkan kekayaan panorama kebudayaan Islam pada awal pembentukan pencerahan Eropa, pemenang Pulitzer ini mencoba menguji ulang pengetahuan sejarah yang selama ini kita ketahui.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>sejarah Eropa</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Eropa-sejarah</topic>
 </subject>
 <classification>940</classification>
 <identifier type="isbn">9789790243309</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>940 Lew g</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">17568</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator>940 Lew g</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>The_Greatness_of_Al-Andalus.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>14655</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-08-24 12:02:55</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>