<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1369">
 <titleInfo>
  <title>Pedoman Kerja Seksi Sosial Paroki</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Go, Piet</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Malang</placeTerm>
   <publisher>Keuskupan Malang</publisher>
   <dateIssued>1987</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>47hlm; 16x21cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Di dalam Gereja banyaklah karya sosial dilaksanakan dengan semangat pengabdian kristen yang tinggi. Gereja dan masyarakat amat menghargai kegiatan tersebut. Biasanya itu didukung dan dilaksanakan oleh kelompok maupun perorangan. Sasarannya jelas: demi sesama manusia. Tetapi apakah umat Allah sebagai kesatuan sudah cukup menyadari, bahkan cukup melibatkan diri dalam karya sosial ekonomi, baik dalam lingkungan Gereja sendiri maupun di dalam masyarakat sekitarnya? Apakah umat diparoki sudah menghayati pola menggereja, di mana kegiatan sosio ekonomi mendapat tempat dan penilaian seperti karya pendidikan misalnaya, apalagi setingkat dengan karya liturgi dsb?rnJawabannya ternyata amat kurang memuaskan. Nah di sinilah terbuka peluang emas bagi Kerasulan Awam untuk melayani sesama yang berada dalam keadaan yang amat memprihatinkan, sesama kita yang lahir batin lemah dan miskin. Pedoman Karya Sosial Paroki dimaksud untuk membantu umat di paroki, agar mampu melaksanakan tugas dan kewajibannya melayani sesamanya yang hina lagi menderita, yaitu tugas pelayanan manusiawi yang didukung oleh iman kristen. Sebab masyarakat sekitar gereja boleh mengharapkan dampak maupun buah-buah iman yang melimpah.</note>
 <subject authority="">
  <topic>kristiani dan masalah sosial</topic>
 </subject>
 <classification>261.8</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>261.8 Go p</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">4427</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator>261.8 Go p</shelfLocator>
   </copyInformation>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">4428</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator>261.8 Go p</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Pedoman_kerja_seksi_sosial_paroki.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>1369</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>