<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1363">
 <titleInfo>
  <title>Pedoman Menyikapi Murid Sulit di Sekolah Katolik</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Majelis Pendidikan Katolik Keuskupan Malang</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Malang</placeTerm>
   <publisher>Keuskupan Malang</publisher>
   <dateIssued>1999</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>iv + 95hlm; 12x19,5cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Ciri khas Sekolah Katolik yang menjunjung tinggi martabat pribadi manusia menuntut agar juga martabat pribadi anak dihormati dengan perlakuan yang baik, apalagi di sekolah yang diharapkan berfungsi sebagai lembaga pendidikan dan pengajaran dalam kerja sama dengan orangtua. Menghukum atau tidak? Apa arti dan tujuan hukuman? Hukuman apa dan bagaimana bagi murid sulit atau nakal di sekolah katolik atau asrama? Bukankah sekolah katolik harus dijiwai visi-misi cinta kasih? Bagaimana dengan hukuman fisik? Bagaimana akitabnya, apalagi kalo sampai masuk surat kabar? Itulah beberapa soal yang sering dihadapi para guru di sekolah katolik dan para pembina di asrama dan dibahas dalam Pedoman ini. Sebelum menjatuhkan hukuman, sebaiknya mempelajari Pedoman ini lebih dulu. Dari daftar isi dapat dilihat pokok-pokok yang dibahas. Pedoman ini tidak netral dan berkelit, melainkan berani membahas aneka soal yang sulit dan bahkan memberi saran-saran yang patut dipertimbangkan para guru dan kepala sekolah serta pembina asrama, bahkan juga orangtua.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>pendidikan dasar</topic>
 </subject>
 <classification>372</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>372 Maj p</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">9781</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator>372 Maj p</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Pedoman_menyikapi_murid.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>1363</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-09-08 09:39:04</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>