<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="13060">
 <titleInfo>
  <title>Demokrasi di Bawah Bayangan Mimpi N-11:</title>
  <subTitle>Dilema Politik Islam dalam Peradaban Modern</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Mulkhan, Abdul Munir</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Singh, Bilveer</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>Penerbit Buku Kompas</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xii + 379hlm: 14x21cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Sikap umat Islam soal demokrasi sungguh beragam. Ada yang sepenuhnya menolak. Sebagian lagi menjadikannya sasaran antara. Namun, ada pula yang justru menerima, karena dipandang sesuai dengan nilai-nilai keamanusiaan dalam ajaran Islam. Masih terus hidupnya gagasan Negara Islam Indonesia (NII) merupakan bagian dari dinamika ini. Gagasan NII oleh banyak pihak diletakkan sebagai turunan dari sistem ajaran Islam yang hampir bebas dari kritik. Karenanya, wacana NII masih kerap muncul dan ikut mewarnai dinamika politik nasional. Ada kecenderungan yang menempatkan praktik demokrasi sebagai sasaran antara bagi realisasi gagasan ideal politik Islam berbasis pemikiran Yusuf Qardhawi sebagai referensi utama. Penulis menjelaskan hubungan romantisme gagasan negara Islam dan sistem khilafah yang telah disebutkan dengan doktrin syariat, sekaligus memotret peta dinamika pemeluk Islam dalam wacana perpolitikan nasional. Bagaimana umat Islam sebagai golongan mayoritas menyikapi praktik demokrasi, lembaga-lembaga donor Barat, peran perempuan di luar ranah domestik, kesetaraan gender, serta sistem politik-pemerintahan yang dicita-citakan. Buku ini pun coba menjelaskan munculnya inovasi ijtihad dalam merespons gelombang demokrasi yang tengah melanda kawasan Timur Tengah, soal bagaimana gerakan Islam mencoba mendamaikan ide syariat, yang bersumber pada wahyu yang dipandang sakral dan mutlak, dengan ide demokrasi yang berasal dari peradaban Barat yang bersifat profan dan relatif.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Islam dan politik</topic>
 </subject>
 <classification>297.272</classification>
 <identifier type="isbn">9789797095642</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>297.272 Mul d</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">16399</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator>297.272 Mul d</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Demokrasi_di_Bawah_Bayangan_Mimpi.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>13060</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-03-03 09:37:40</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>