<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="13048">
 <titleInfo>
  <title>Demokrasi untuk Indonesia:</title>
  <subTitle>Pemikiran Politik Bung Hatta</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Suleman, Zulfikri</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>Penerbit Buku Kompas</publisher>
   <dateIssued>2010</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>vii + 268hlm: 14x21cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Demokrasi di samping merupakan konsep penting dalam ilmu politik, amat relevan untuk dibahas dalam konteks Indonesia yang sedang mengalami proses transisi ke domokrasi dewasa ini. Buku ini mengungkapkan pemikiran Muhammad Hatta tentang demokrasi untuk Indonesia merdeka, gagasan yang sudah dilahirkan dan diperjuangkannya sejak awal tahun 1930-an melahirkan kajian pustaka tentang tulisan-tulisan Hatta sendiri maupun tulisan-tulisan, sarjana-sarjana lain tentang Hatta, dapat di rekontruksi pemikiran Hatta tentang demokrasi untuk membangun Indonesia merdeka. Pada intinya, Hatta berpendapat bahwa demokrasi untuk Indonesia harus berbeda dengan demokrasi Barat yang berdasarkan paham individualisme yang merugikan untuk bangsa Indonesia karena mendatangkan ketidakadilan dalam kehidupan ekonomi, menurut Hatta, demokrasi untuk Indonesia harus didasarkan pada paham kebersamaan (kolektivisme) dengan ciri-ciri rapat/musyawarah mufakat dan tolong menolong (gotong-royong). Apabila rapat dan mufakat merupakan dasar untuk mengembangkan demokrasi politik, sifat tolong menolong merupakan dasar untuk mengembangkan demokrasi ekonomi. Menurut Hatta, demokrasi untuk Indonesia ini merupakan pengembangan dan penyesuaian dari tradisi demokrasi asli Indonesia yang sudah mewarnai kehidupan bangsa di Nusantara sejak berabad-abad yang lalu. Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, pemikiran Hatta tentang demokrasi untuk Indonesia ini identik dengan tatanan demokrasi konstitusional yang berdasarkan paham sosialisme.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>demokrasi</topic>
 </subject>
 <classification>321.8</classification>
 <identifier type="isbn">9789797094843</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>321.8 Sul d</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">15694</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator>321.8 Sul d</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Demokrasi_Untuk_Indonesia.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>13048</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-04-11 10:03:24</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>