<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="12987">
 <titleInfo>
  <title>Detik-Detik Pembongkaran Agama:</title>
  <subTitle>Mempopulerkan Agama Kebajikan, Menggagas Pluralisme-Pembebasan</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ridwan, Nur Khalik</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Yogyakarta</placeTerm>
   <publisher>Arruzz Book Gallery</publisher>
   <dateIssued>2003</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>310hlm: 13,5x20,5cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Sebagai sistem kepercayaan dan peribadatan, agama memiliki peran yang sangat besar dalam menciptakan tatanan kehidupan yang menjadi dambaan manusia yaitu: tatanan kahidupan yang harmonis, sejahtera, berkeadilan dan diridhoi Tuhan. Dalam perjalanan umat manusia agama menjadi sumber motifasi dan inspirasi yang tidak pernah kering dan akan berkembang seiring dengan perkembangan peradaban. Namun, disatu sisi agama menjadi basis munculnya beberapa konflik yang tidak kalah krusial, Seperti: Terorisme, konflik antar agama dan sebagainya. yang disebabkan oleh beberapa hal, disamping karena adanya pemahaman yang berbeda-beda dalam agama, juga karena adanya pendusta-pendusta agama. Klaim-klaim kebenaran tunggal terhadap agama formal tertentu yang kemudian melahirkan keangkuhan dan kesombongan oleh sebagian agamawan, bahwa agama formal yang dipeluknya adalah agama yang paling selamat, paling orisinil, paling benar, dan orang lain harus diagamakan dengan agama formalnya adalah salah satu faktor terkecil yang mempengaruhi munculnya konflik dalam beragama dan sekaligus menghilangkan kebebasan dalam beragama.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Agama, kerukunan</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>dialog antar umat beragama</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Agama</topic>
 </subject>
 <classification>291</classification>
 <identifier type="isbn">9799685688</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>291 Rid d</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">11452</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator>291 Rid d</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Detik2_Pembongkaran_Agama.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>12987</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-09-14 10:22:09</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>