<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="12780">
 <titleInfo>
  <title>Sisi Lain Tuhan:</title>
  <subTitle>Polaritas dalam Agama-agama Dunia [Judul Asli: The Other Side of God: A Polarity in World Religious]</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ruslani (ptj)</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Berger, Peter L. (ed)</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Yogyakarta</placeTerm>
   <publisher>Qirtas</publisher>
   <dateIssued>2003</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xvi + 461hlm: 14,5x21cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Konon, dulu tidak ada polaritas dalam agama-agama dunia sebelum manusia menyusun konsep tentang Tuhan dan menjalani pengalaman tentang yang Lain. Polaritas itu terjadi karena adanya perbedaan pengalaman yang disebut 'konfrontasi' dan 'interioritas'. Pengalaman konfrontasi mengandaikan Tuhan sebagai Sang Lain yang harus ditaati dan disembah tidak mungkin setara dan mustahil bersatu dengan manusia. Sementara pengalaman interioritas mengalami Tuhan secara batin ditemukan di dalam diri sebagai Yang Maha Mencakup segalanya  termasuk 'aku'. Di sinilah kemudian muncul pertentangan tentang hakikat Tuhan antara transenden dan imanen. Pada tingkat ekstrem pertentangan itu bahkan memicu terjadinya perang antaragama dan bahkan pertikaian dalam satu agama. Dalam Sisi Lain Tuhan ini ada jenis pengalaman ketiga yaitu kesatuan-dalam-perbedaan. Inilah jalan tengah di antara kedua pengalaman di atas. Dengan jalan tengah ini diharapkan tidak akan terjadi lagi apa yang oleh Harvey Cox dalam buku ini disebut 'Perang Para Tuhan' yang pada akhirnya hanya membuahkan perpecahan antarumat beragama dan kehancuran religiusitas kita sebagai manusia.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>sosiologi agama</topic>
 </subject>
 <classification>306.6</classification>
 <identifier type="isbn">9799440483</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>306.6 Ber s</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">11612</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator>306.6 Ber s</shelfLocator>
   </copyInformation>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">11479</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator>306.6 Ber s</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Sisi_Lain_Tuhan.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>12780</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-03-05 11:33:04</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>