<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="12706">
 <titleInfo>
  <title>Sesudah Perang Asia</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Para Editor Pustaka Time-Life</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>Tira Pustaka</publisher>
   <dateIssued>1986</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>207hlm; 24x29cm</extent>
 </physicalDescription>
 <relatedItem type="series">
  <titleInfo/>
  <title>Seri Perang Dunia II</title>
 </relatedItem>
</mods>
<note>Penjajah di mana-mana tidak melihat adanya tekad yang tertanam kuat dalam diri bangsa-bangsa Asia untuk memperoleh kemerdekaannya. Meskipun orang jepang sering bertindak kejam terhadap sesama bangsa Asia, propaganda Jepang Asia untuk orang Asia telah meresap dalam hati mereka. Kendatipun orang Asia lainnya telah menderita akibat ekspansionisme Jepang, banyak yang mengagumi bangsa Jepang karena bangsa itu telah berhasil menjadikan dirinya suatu bangsa yang cukup kuat untuk menantang Barat dengan berani. Kekuatan Asia yang digunakan Jepang telah mengungkapkan kelemahan negara-negara Barat: orang Asia telah mengusir orang Barat dari daerah jajahannya, satu demi satu, dan telah menjadikan mereka terhina dan kalah. Akhirnya, walaupun ada keuntungan luar biasa di bidang teknologi, termasuk pengangkutan dan sanitasi modern yang diperkenalkan oleh orang Eropa kepada orang Asia, bangsa Asia tetap merasa benci terhadap ketamakan penjajah kulit putih dan caranya yang mengagung-agungkan dirinya dalam menggunakan kekuasaan serta sikapnya yang menganggap bangsa mereka lebih unggul.</note>
<note type="statement of responsibility"></note>
<subject authority="">
 <topic>perang</topic>
</subject>
<classification>940.53</classification>
<identifier type="isbn"></identifier>
<location>
 <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
 <shelfLocator>940.53 Par s</shelfLocator>
 <holdingSimple>
  <copyInformation>
   <numerationAndChronology type="1">4015</numerationAndChronology>
   <sublocation>Perpustakaan STFT</sublocation>
   <shelfLocator>940.53 Par s</shelfLocator>
  </copyInformation>
 </holdingSimple>
</location>
<slims:image>Perang_Dunia_II-Sesudah_Perang_Asia.jpg.jpg</slims:image>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>12706</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-21 10:42:49</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>