<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1267">
 <titleInfo>
  <title>Pelaksanaan Keadilan (Sebuah Tinjauan Hermeneutika Atas Pemikiran Paul Ricoeur)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1. Robertus Wijanarko, Ph.D</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>3. Dr. Valentinus</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>2. Prof. Dr. FX. Eko Armada Riyanto</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ratu, Aurelius</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Malang</placeTerm>
   <publisher>STFT Widya Sasana</publisher>
   <dateIssued>2010</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xv + 141hlm; 21x28cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Wujud dari kehendak untuk berada adalah tindakan. Kehendak, yang kita sebut hak dalam bahasa politis, merupakan dasar bagi hidup manusia. Analisa Ricoeur atas struktur kehendak memperlihatkan kemungkinan-kemungkinan mendasar dari keberadaan manusia. Manusia adalah kemungkinan bagi dirinya sendiri. Karena itu, pemahaman atas diri manusia tidak pernah bersifat langsung, melainkan selalu diperantarai. Pemahaman yang tidak langsung ini menghantar pada pemahaman bahwa hanya melalui orang lain seorang manusia dapat menginterpretasi dirinya. Interpretasi atas diri sendiri inilah yang disebut Ricoeur sebagi penghargaan atau pengakuan atas diri sendiri. Interpretasi ini hanya bisa dilakukan karena pemahaman manusia akan hidup yang baik terlihat paling jelas dalam pilihan-pilihan hidupnya pada tataran praksis. Pada tataran praksis, tiap manusia tidak hanya membuat pilihan-pilihan hidup yang baik bagi dirinya, melainkan pilihan-pilihan hidup itu memiliki kemungkinan konflik terhadap yang lainnya. Kemungkinan konflik itu sebenarnya sudah dimulai dari otonomi subjek itu sendiri di mana kecenderungan kepada kejahatan perlu dihindari dengan menetapkan kehendak mencapai kebaikan sebagai kewajiban. Karena itulah, Ricoeur berani berkata bahwa dalam tataran praksis relasi interpersonal, otonomi subjek selalu tergantung pada heteronomi, artinya terkait dengan orang lain. Inilah Revolusi Kopernikan kedua setelah apa yang dilakukan Kant.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Filsafat Prancis</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>TESIS 2010</topic>
 </subject>
 <classification>194</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>194 Rat p</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">08.02002</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan STFT</sublocation>
    <shelfLocator>194 Rat p</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Cover_TESIS_baru.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>1267</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-06-21 09:09:12</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>