<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="12460">
 <titleInfo>
  <title>Dinamika Masyarakat dan Kebudayaan Kontemporer</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Abdullah, Irwan (ed)</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Udasmoro, Wening (ed)</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Yogyakarta</placeTerm>
   <publisher>Pustaka Pelajar</publisher>
   <dateIssued>2009</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>viii + 437hlm: 15,5 x 23cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Masyarakat Indonesia kontemporer bukan lagi oposisi biner antara mereka yang menindas dan yang tertindas, bukan antara mereka yang mendominasi dan yang di dominasi, serta bukan pula kekuasaan tidak seimbang antara yang sentral dengan periferi. Masyarakat yang dinamis ini adalah para PKL (Pedagang Kaki Lima) dengan para perempuannya yang berada di garis depan menghadapi Pegawai Pamong Praja atau Polisi yang secara sistematis memiliki kontrol terhadap power dan authority. Masyarakat Indonesia yang dinamis masa kini adalah yang musik rakyatnya  yang dulu dianggap kampungan diakui dan eksistensinya menyamai tarian Bedaya Kraton yang sepanjang sejarah mengeksklusikan diri. Masyarakat yang dinamis ini merepresentasikan kompleksitas di mana ada hubungan-hubungan sinergis antara kelas, gender, etnisitas, dan golongan-golongan yang beragam dalam konstelasi sosial yang nyata. Tidak ada satu elemen yang lebih berjaya dibandingkan yang lain. Yang ada adalah bahwa kelas yang lebih stabil akan berusaha memenangkan field of force ini dengan justifikasi-justifikasi sosial dan kultural yang ada, sementara kelas yang lain juga menggunakan field of force dalam praksis sosial untuk mencapai equity.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>sosiologi</topic>
 </subject>
 <classification>301</classification>
 <identifier type="isbn">9786028479820</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>301 Abd d</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">17381</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator>301 Abd d</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Dinamika_Masyarakat-Kebudayaan_Kontemporer.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>12460</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-03-05 10:25:26</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>