<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1233">
 <titleInfo>
  <title>Pemahaman Bentuk-Bentuk Tindak Kekerasan terhadap Perempuan dan Alternatif Pemecahannya</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Luhulima, Achie Sudiarti</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>Kelompok Kerja Convention Wacth Pusat Kajian Wanita dan Jender UI</publisher>
   <dateIssued>2000</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xxii + 244hlm; 14x20,5cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Masalah kekerasan terhadap kemanusiaan, khususnya terhadap perempuan, menjadi wacana yang menyita perhatian dan kepedulian banyak orang. Dalam rangka mengupayakan tumbuhnya pemahaman dan kepekaan gender di kalangan ahli hukum melalui materi pengajaran, Kelompok Kerja 'Convention Watch' menganggap perlu memasukkan bahan-bahan ajaran yang akan mendorong terciptanya sikap peka gender tersebut. Berdasarkan pemikiran tersebut Kelompok Kerja 'Convention Watch' dengan dukungan dana dari Kedutaan Besar Selandia Baru, menyelenggarakan pelatihan dan lokakarya 'Pemahaman Bentuk-bentuk Tindak Kekerasan terhadap Perempuan dan Alternatif Pemecahannya (Suatu Tinjauan Hukum)' pada tanggal 27-29 September 1999 di Jakarta. Tujuan pelatihan dan lokakarya ialah; Memberi informasi mengenai berbagai bentuk tindak kekerasan terhadap perempuan dalam rumah tangga dan di tempat publik termasuk lingkungan kerja dan dalam peristiwa-peristiwa konflik antar berbagai kelompok kepentingan termasuk yang dilakukan secara massal. Membahas gejala-gejala kekerasan secara interdispliner sehingga terbentuk pemahaman terhadap gejala tersebut. Secara khusus menghubungkan kasus-kasus tersebut dengan hukum posiitif. Membahas berbagai alternatif pemecahan masalah.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Wanita</topic>
 </subject>
 <classification>305.42</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>305.42 Luh p</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">17197</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan STFT</sublocation>
    <shelfLocator>305.42 Luh p</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Pemahaman_Bentuk2_Tindak_Kekerasan.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>1233</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-09-15 11:29:40</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>