<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="11975">
 <titleInfo>
  <title>Agama dalam Pergumulan Masyarakat Kontemporer</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ali, H.A. Mukti</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Yogyakarta</placeTerm>
   <publisher>Tiara Wacana Yogya</publisher>
   <dateIssued>1997</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xiv + 336hlm: 18,5 x 21cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>The Club of Rome pernah menerbitkan laporan tentang perkembangan dunia kontemporer sebagai sesuatu yang mengerikan, sekaligus sebagai kompleksitas yang penuh harapan. Laporan teersebut menandakan, bahwa saat ini kita berada pada tahap permulaan pembentukan tatanan masyarakat dunia baru yang berbeda dengan sebelumnya. Terjadi revolusi global yang tidak dibangun dengan ideologi tunggal, melainkan dengan berbagai faktor: sosial, ekonomi, budaya, teknologi dan etnik. Masalah-masalah baru bermunculan di sana-sini. Agama, yang inti terdalam ajarannya selalu mengkhotbahkan keselamatan manusia, mau tidak mau menghadapi tantangan dari perkembangan ini. Bagaimana ajaran meresponnya? Sejauh ini, apakah tawaran agama bisa menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapi umat manusia di dunia? Bagaimana dengan fenomena agama itu sendiri dalam berbagai pengalaman masyarakat dunia sekarang? Inilah di antara pertanyaan yang membutuhkan formulasi jawabnya secara lebih konkret dari kalangan agamawan dan para cendekiawannya.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Agama dan negara</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Agama dan masalah sosial ekonomi</topic>
 </subject>
 <classification>291.17</classification>
 <identifier type="isbn">9798120787</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>291.17 Ali a</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">9306</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator>291.17 Ali a</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Agama_dalam_Pergumulan_Masyarakat.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>11975</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-11-18 11:04:35</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>