<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="11898">
 <titleInfo>
  <title>Dua Kota Tiga Zaman:</title>
  <subTitle>Surabaya dan Malang Sejak Kolonial Sampai Kemerdekaan</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Basundoro, Purnawan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Yogyakarta</placeTerm>
   <publisher>Ombak</publisher>
   <dateIssued>2009</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xxi + 296hlm: 15x23cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kekuatan buku purnawan ini terletak terutama pada pendekatannya. Penulis menyinergikan beberapa disiplin ilmu untuk menguak pelbagai sisi dan dimensi kedua kota dari masa ke masa. Dalam perbincangan dan kajiannya, pembaca dengan jelas dapat melihat bagaimana ilmu sejarah dan sosiologi, bahkan juga ekonomi-politik, secara bersama-sama dikerahkan untuk menghasilkan suatu tinjauan kritis yang unik. Ini sejalan dengan nafas seri ini, yang mengedepankan kajian interdisipliner sebagai ujung tombaknya. Buku ini hendak menyajikan riwayat kelahiran dua kota utama di Jawa Timur ini satu di pesisir dan satu lagi di pedalaman. Titik-berat penelusuran dan kajian Purnawan atas Surabaya dan Malang terletak pada sejarah perkembangan kedua kota dari segi urbanisasi dalam rangkaian tiga zaman yang saling terkait erat tapi pada saat yang sama juga saling berkontradiksi satu sama lain. Ketiga zaman tersebut sama-sama memainkan peran penting dalam transformasi kedua kota ini. Mengikuti ulasan Purnawan, pemahaman kita akan pelbagai aspek dan faktor yang terlibat dalam pertumbuhan kedua kota dipertajam sekaligus diperluas. Saya yakin bahwa, seusai membaca buku ini, pembaca akan memiliki gambaran baru tentang kedua kota dalam benak mereka.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>sosiologi kota</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>kebudayaan</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>kota Surabaya</topic>
 </subject>
 <classification>307.76</classification>
 <identifier type="isbn">9786028335225</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>307.76 Bas d</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">15262</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator>307.76 Bas d</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Dua_Kota_Tiga_Zaman.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>11898</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-03-05 10:27:49</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>