<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="11845">
 <titleInfo>
  <title>Aku:</title>
  <subTitle>Berdasarkan Perjalanan Hidup dan Karya Penyair Chairil Anwar</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Djaya, Sjuman</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>Metafor</publisher>
   <dateIssued>2003</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>155hlm; 12x19cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Buku ini mengisahkan tentang kehidupan Chairil Anwar, merupakan seorang penyair Melayu kelahiran Medan, Sumatera Utara, 26 Juli 1922. Beliau merupakan seorang penyair hebat yang karyanya tidak pernah dihargai oleh para kritikus di semasa hidupnya. Ia dianggap sebagai seniman yang bombastis, liar, dan penyair yang di zaman itu merusakkan nilai-nilai sastra dengan bahasa yang lugas tanpa dihias-hias. Tetapi setelah dia wafat di Jakarta, 28 April 1949, semua kritikus memujinya dan mengakuinya sebagai pelopor pembaruan seni sastra di Indonesia. Ia memulai karirnya pada masa penjajahan Jepang yang sumpek dan penuh tekanan. Tetapi dia dapat mengatasi kesulitan lingkungan hidup pada saat itu dan menciptakan lingkungan kreatifnya sendiri. Panorama dunia seni sastra Indonesia segera berubah setelah Chairil Anwar hadir dengan karya-karyanya. Ia telah membuka kesadaran pada seniman sezamannya dan sesudah zamannya. Orang boleh suka atau tidak suka kepadanya, tetapi telah terbukti dan harus diakui, bahwa ia adalah salah satu dinamisator bagi kehidupan kebudayaan bangsanya. Buku ini ditulis oleh Sjuman Djaya untuk memfilmkan kehidupan penyair misterius ini yang mati muda pada usia 27 tahun. Malangnya, pengarang ini pun akhirnya meninggal dunia sebelum sempat karya ini difilmkan di layar lebar.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Fiksi Indonesia</topic>
 </subject>
 <classification>899.221</classification>
 <identifier type="isbn">9793019131</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>899.221 Dja a</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">12616</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator>899.221 Dja a</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Aku_Berdasarkan_Perjalanan_Hidup.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>11845</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-06-25 09:38:58</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>