<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="11653">
 <titleInfo>
  <title>Analisis Ekonomi Politik Indonesia</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Gie, Kwik Kian</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>Gramedia Pustaka Utama</publisher>
   <dateIssued>1994</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xi + 520hlm: 15x23cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Perkembangan yang terjadi akhir-akhir ini dalam perekonomian Indonesia menarik untuk disimak. Berbagai kebijakan deregulasi dan debirokratisasi di sektor riel, moneter dan fisikal diambil guna lebih menunjang perekonomian agar tahan menyongsong arus globalisasi yang ditandai oleh pembentukan blok-blok perdagangan di beberapa kawasan. Tetapi kebijakan-kebijakan yang diambil pemerintah sering kali terkesan bersifat tambal sulam, sehingga sebagaimana dikatakan oleh seorang pengamat, sulit untuk langsung melihat efeknya karena pelaku ekonomi di sini cenderung bersikap wait and see. Uniknya, berbagai problema ekonomi tersebut sesungguhnya telah diantisipasi oleh sebagian pengamat. Maka, akan menjadi menarik bila kita membaca dan mengamati isi tulisan dalam buku ini. Dalam buku Analisis Ekonomi Politik Indonesia ini antara lan diuraikan, betapa masalah dominasi ekonomi tidak diberikan hak monopoli atau kemungkinan membentuk kartel, misalnya. Juga kalau saja tidak terjadi korupsi dan kolusi, kalau saja trik-trik konglomerat menyalahgunakan Bursa Efek dan menyalahgunakan kredit dari bank-bank BUMN, yang sudah diantisipasi oleh banyak pakar dan pengamat, diperhatikan dan dicegah. Di sektor moneter, upaya pemerintah untuk menekan inflasi dan meniadakan kegiatan-kegiatan yang sifatnya sangat spekulatif di bidang devisa sesungguhnya tidak perlu sampai harus melalui Gebrakan Sumarlin yang terkenal itu. Pelarian modal (capital flight) dan kredit macet telah pula diantisipasi jauh sebelum masalah-masalah tersebut ramai dibicarakan orang.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ekonomi, keadaan</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Indonesia-keadaan ekonomi</topic>
 </subject>
 <classification>330.959.8</classification>
 <identifier type="isbn">9796050420</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>330.959.8 Gie a</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">7360</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator>330.959.8 Gie a</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Analisis_Ekonomi_Politik_Indonesia.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>11653</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-03-17 09:20:25</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>