<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="11628">
 <titleInfo>
  <title>Anggur yang Baru dalam Kantong yang Baru (Analisis Teks, Eksegese, dan Refleksi Teologis atas Luk 5:</title>
  <subTitle>33-39)</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1. Ignasius Budiono, Lic, S.S.</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Tandywijaya, Evan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Malang</placeTerm>
   <publisher>STFT Widya Sasana</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>x + 113hlm: 21,5x28cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Alasan pemilihan judul dilatarbelakangi oleh persoalan/konflik yang kerap terjadi di antara Yesus dan orang-orang Farisi. Pewartaan Yesus mengenai Kerajaan Allah sering dihalangi oleh pihak-pihak yang ingin mencari keuntungan bagi diri/kelompoknya sendiri. Salah satu alasannya ialah bahwa Kerajaan Allah yang diusung oleh Yesus tidak sesuai dengan konsep/pemahaman orang-orang sezaman-Nya. Kerajaan Allah yang diusung Yesus dalam perutusan-Nya menunjukkan gaya hidup yang terbalik, yang tidak sesuai/berlawanan dengan gaya hidup dan mentalitas yang dominan pada waktu itu. Hal inilah yang kerap menjadi latar belakang mengapa Yesus kerap berkonflik dengan para pemimpin dan ahli-ahli agama pada zaman-Nya. Yesus kerap dipandang sebagai seorang pembangkang hukum dan penghujat oleh mereka yang tidak menyukai diri-Nya.  Yesus menawarkan suatu mentalitas yang baru kepada mereka yang kerap berkonflik dengan-Nya. Namun, mereka menolak untuk menerima mentalitas yang baru itu, karena tidak sesuai dengan gaya hidup mereka yang lama. Oleh karena itu, Yesus mengatakan bahwa anggur yang baru harus ditempatkan pada kantong yang baru pula. Adapun maksud dari perkataan Yesus tersebut ialah bahwa mentalitas baru harus dihayati dengan praktek hidup yang baru pula.</note>
 <subject authority="">
  <topic>SKRIPSI 2015</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Alkitab-PB-Lukas</topic>
 </subject>
 <classification>226.407</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>226.407 TAN a</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">11.020</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator>226.407 TAN a</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Cover_SKRIPSI_baru.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>11628</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>