<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="11526">
 <titleInfo>
  <title>Ekaristi Kudus Sebagai Jiwa Gereja (Dalam Wejangan Celso Costantini)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>2. Merry Teresa, Lic.Th</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ena, Nikolaus Mengaku</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1. Agustinus Lie, Lic.Th.</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Malang</placeTerm>
   <publisher>STFT Widya Sasana</publisher>
   <dateIssued>2014</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>viii + 124hlm: 21,5x28cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Il senso della presenza di Dio (Peka akan kehadiran Tuhan) cetusan Celso Costantini merupakan unsur penting dalam kehidupan beriman. Tanda kehadiran Kristus yang nyata dan tak pernah absen kepada umat-Nya dinyatakan dalam perayaan Ekaristi. Ekaristi merupakan perayaan rangkuman iman. Rangkuman itu mencakup kehidupan lama dan kehidupan baru (eskatologis). Pada hakekatnya, Ekaristi merupakan sakramen iman yang menjadi sumber dan puncak kehidupan Gereja. Karena itu maka Gereja melestarikannya, sebab Ekaristi merupakan pusat ibadat yang pada dasarnya mengandung dimensi penebusan dan penyelamatan. Untuk itu, perayaan Ekaristi merupakan perayaan iman Gereja yang amat luhur dan amat agung. Sebab, di dalamnya ada pemberian unggulan yakni karya keselamatan. Karena merupakan pemberian diri Yesus yang hadir dalam rupa roti dan anggur, maka Ekaristi disebut misteri iman (Mysterium Fidei). Misteri iman itu tidak hanya dimengerti sebagai kurban yang menghadirkan sengasara dan wafat, tetapi mencakup kebangkitan Kristus sebagai mahkota pengurbanan-Nya. Dengan demikian, sumber Ekaristi adalah Kristus sendiri. Gereja merayakan Ekaristi berarti Gereja merayakan peristiwa keselamatan. Maka, Gereja tanpa Ekaristi adalah bukan Gereja, demikian pula Ekaristi tanpa Gereja tak berarti apa-apa. Keduanya tak bisa dipisahkan. Hal ini seperti yang dikatakan oleh Celso Costantini bahwa, Ekaristi adalah jantung hati dari Tubuh Mistik Kristus yang mengalirkan darah dalam selaput-selaputnya Ekaristi yang dirayakan Gereja merupakan sebuah ikatan yang mempersatukan. Kesatuan itu bermuara kepada kesatuan dengan Kristus yang diimani. Dimensi kesatuan Ekaristi ini menjadi akar karakter Gereja. Gereja yang merayakan Ekaristi berarti Gereja dipanggil untuk duc in altum, tinggal dalam-Nya -diinkorporasi dan serupa degan-Nya.</note>
 <subject authority="">
  <topic>SKRIPSI 2014</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Ekaristi (teologi)</topic>
 </subject>
 <classification>234.163</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>234.163 ENA e</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">10.000042</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator>234.163 Ena e</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Cover_SKRIPSI_baru.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>11526</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>