<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="11442">
 <titleInfo>
  <title>Ayah</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Hirata, Andrea</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Yogyakarta</placeTerm>
   <publisher>Bentang</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xx + 412hlm; 13 x 20,5cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Novel ini sungguh menggugah hati siapapun yang ingin merendahkan hatinya untuk melihat hidup yang getir dan penuh ironi untuk tetap menemukan keindahan di dalam hidup. Bahwa hidup adalah soal perjuangan, bukan pemenangan, adalah makna yang sangat sarat terkandung dalam novel ini. Pada akhir cerita dikisahkan bahwa Sabari mengikuti perlombaan marathon untuk kedua kalinya, dan pialanya akan dipersembahkan untuk menyambut Zorro, putranya yang terpisah darinya selama delapan tahun. Sabari yang sudah mulai menua dan kurang gizi dikalahkan oleh pelari-pelari muda lainnya. Namun, Sabari masih melanjutkan lomba lari itu, meski panita dan para penonton sudah bubar jalan. Dengan telapak kakinya yang berdarah-darah, Sabari menyelesaikan perlombaan itu seorang diri. Seluruh Belitong pun terkagum-kagum akan usaha Sabari. Sungguh Sabari adalah seorang ayah yang memberikan segalanya untuk putranya. Novel ini juga mengajarkan nilai-nilai sosial seperti pantang menyerah, tekun, berpikir positif, menghormati orangtua, dan setia kawan yang mulai pudar di masa modern ini. Novel ini sangat cocok untuk dibaca semua usia, khususnya bagi para pemuda dan pemudi yang ingin mendalami filsafat cinta dan kehidupan dengan contoh nyata karena kisah ini diinspirasi oleh kisah nyata. Para pembaca dapat dibuat kagum dengan sisi melankolis penulis yang dapat meresapi kehidupan nyata para tokoh di novel ini.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Fiksi Indonesia</topic>
 </subject>
 <classification>899.221</classification>
 <identifier type="isbn">9786022911029</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>899.221 Hir a</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">18785</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator>899.221 Hir a</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Ayah.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>11442</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-11-21 10:56:31</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>