<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1104">
 <titleInfo>
  <title>Filsafat Manusia:</title>
  <subTitle>Jendela Menyingkap Humanisme</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Widiantoro (ed)</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sihotang, Kasdin</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Yogyakarta</placeTerm>
   <publisher>Kanisius</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>256hlm: 15,5x22,5cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Manusia adalah makhluk multidimensional. Namun ia juga terus menjadi persoalan. Mengapa demkian? Karena manusia adalah makhluk dinamis, paradoksal, dan misterius. Sifat dinamis membuat manusia terus menerus mengalami perkembangan dari waktu ke waktu sifat paradoksalnya membuat manusia tidak akan habis untuk didalami dan sifat misteriusnya menjadikan manusia tetap merupakan sebuah rahasia yang tidak bisa diungkap secara tuntus. Pertanyaan kita: dimensi-dimensi mendasar apa sajakah yang melekat dalam diri manusia? Dan persoalan-persoalan mendasar apa sajakah yang menghiasi perjalanannya? Dan bagaimana manusia menghadapi persoalan-persoalan mendasar itu? Jawaban terhadap berbagai pertanyaan ini menjadi fokus pembahasan penuls buku ini. Buku Filsafat Manusia: Jendela Menyingkap Humanisme ini berisikan top-top yang sangat mendasar tentang manusia seperti makna individualitas dan persoalannya hubungan tubuh dan roh, makna kebebasan, esensi pengetahuan budaya dan bahasa, makna sejarah, serta nilai kerja. Berbagai topik ini diulas dengan bahasa yang sangat sederhana dan mudah dipahami oleh mereka yang tidak berlatar belakang filsafat. Melihat berbagai tema mendasar di atas buku Filsafat Manusia; Jendela Menyingkap Humanisme ini sangat layak dibaca oleh para mahasiswa Fakultas Psikologi, pelaku medis, dan pegiat kemanusiaan. Melalui buku ini penulis ingin menggugah pembaca tentang pentingnya mendalami manusa terus-menerus agar memberi makna bagi hidupnya.</note>
 <subject authority="">
  <topic>Filsafat manusia</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>kerja</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>humanisme</topic>
 </subject>
 <classification>128</classification>
 <identifier type="isbn">9789792156782</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>128 Sih f</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">19645</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator>128 Sih f</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Filsafat_Manusia-Jendela_Menyingkap.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>1104</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>