<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="11033">
 <titleInfo>
  <title>Buddharupa:</title>
  <subTitle>Bagaimana Buddhis Menyikapi Objek Pujaan</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Dhammadhiro, Bhikku</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
   <publisher>Yayasan Sammasayambhu</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>viii + 82hlm: 14,5x20,5cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Buku yang menurut ukuran umum tidak termasuk tebal ini hadir ke tangan pembaca adalah kumpulan pandangan penulis terhadap permasalahan yang dibicarakan pada banyak kesempatan secara terpisah. Hanya, karena masing-masing merupakan pembicaraan satu warna, yaitu tentang objek pujaan, kesemuanya disatukan dalam satu topik dengan judul Buddharupa, kalaupun yang dibahas bukan persoalan tentang Buddharupa saja. Alasan memilih judul ini adalah bahwa topik Buddharupa merupakan salah satu topik utama, dan lebih dari itu merupakan istilah yang telah akrab bagi kebanyakan umat Buddha di Indonesia. Tepatnya, judul buku ini semestinya adalah Cetiya istilah Pali yang artinya adalah objek pujaan atau tempat untuk memuja, namun kata Cetiya, selain umumnya masyarakat Buddhis kurang akrab dengan makna di atas, telah dirujuk kepengertian lain yaitu tempat melakukan puja bakti kecil dan sederhana yang belum cukup sesuai disebut vihara. Seringnya mendapatkan pertanyaan yang serupa berkaitan dengan objek pujaan, dan pemikiran bahwa masih banyak orang yang membutuhkan penjelasan semestinya, disamping kehendak pihak penulis memberikan pandangan yang mendukung pada pengertian benar pada ajaran buddhis, buku kecil ini diterbitkan yang diharapkan dapat secara informatif memberikan kejelasan seperlunya.</note>
 <subject authority="">
  <topic>budha dan budhisme</topic>
 </subject>
 <classification>294.3</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>294.3 Dha b</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">19472</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator>294.3 Dha b</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Buddharupa.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>11033</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>