<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="10540">
 <titleInfo>
  <title>Warisan Leluhur:</title>
  <subTitle>Sastra Lama dan Aksara Batak</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Kozok, Uli</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>Kepustakaan Populer Gramedia (KPG)</publisher>
   <dateIssued>1999</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>160hlm; 16 x 24cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Di antara berbagai tradisi tulis yang pernah berkembang di Indonesia, tradisi Batak terkenal karena berbentuk buku-buku dari kulit kayu dilipat-lipat, yang berisi aksara-aksara yang khas dan gambar magis yang misterius. Tradisi yang sudah hampir punah. Buku kulit kayu (pustaha), ditambah bambu dan tulang tertulis, kini menjadi barang perpustakaan dan museum, bahkan kebanyakan berada di luar negeri. Uli Kozok, seorang warga negara Jerman yang pernah menjadi mahasiswa, dosen, dan kemudian peneliti di Propinsi Sumatera Utara selama lima tahun, telah sempat meneliti ratusan naskah tersebut dalam berbagai perpustakaan di eropa. Dalam buku ini diuraikannya isi buku-buku pustaha, yang menjadi pegangan para datuk atau guru, yaitu para ahli ilmu gaib di tengah masyarakat Batak. Dibentangkannya juga dengan sangat teliti asal dan perkembangan aksara Batak. Aksara itu berasal dari aksara tipe India dan tersebar di daerah Batak dari selatan ke utara, yaitu dari Angkola-mandailing ke Toba- Simalungun dan akhirnya ke Karo. Dibahasnya pula variasi aksara itu dari satu daerah lain, berbagai bentuk cetak yang pernah dipakai selama satu setengah abad ( mulai tahun 1855 sampai kini ), serta aksara komputer ciptaannya sendiri. Dalam bentuk padat dan jelas, membantu kita memahami posisi tradisi itu dalam dunia sastra lama di Indonesia.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>kesusastraan Indonesia</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>kesusastraan Batak</topic>
 </subject>
 <classification>899.221</classification>
 <identifier type="isbn">9799023335</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>899.221 Koz w</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">9955</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator>899.221 Koz w</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Warisan_Leluhur-Sastra_Lama.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>10540</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-02-04 09:19:36</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>