Image of Ekspedisi Jejak Peradaban NTT: Laporan Jurnallistik Kompas

Text

Ekspedisi Jejak Peradaban NTT: Laporan Jurnallistik Kompas



Kemanakah kuda sandel yang dulu sempat terkenal hingga ke mancanegara? Kemanakah kayu cendana terbaik yang dulu sempat mengharumkan nama NTT? NTT seperti sudah kehilangan segalanya. Tidak lagi seharum cendana. NTT tidak lagi mempesona seperti Danau Kelimutu yang indah itu, juga tidak lagi seperkasa kuda sumba. Kenapa Nusa Tenggara Timur jauh tertinggal? Berdasar Indeks Pembangunan Manusia, NTT berada di peringkat kedua terendah dari 33 provinsi Indonesia. Kemiskinan masih membelit sebagian besar warga kepulauan yang dulu dinamakan Sunda Kecil itu. Padahal, NTT tanah yang kaya. Keindahan alamnya bisa dikembangkan jadi bermacam obyek wisata. Padang sabananya yang luas sangat cocok bagi beragam jenis peternakan, tanah subur yang siap disulap jadi lahan pertanian dan perkebunan, potensi perikanan dan kelautannya pun luar biasa besar. Ekspedisi Jejak Peradaban NTT Kompas adalah sebuah upaya menyelami kehidupan masyarakat NTT, yang sepertinya hanya memerlukan sedikit saja sentuhan tangan dingin untuk dapat menghasilkan berbagai komoditas yang dapat meningkatkan kemakmuran segenap anak bangsa.


Availability

16402306 Moe eAvailable

Detail Information

Series Title
-
Call Number
306 Moe e
Publisher Kompas Media Nusantara : Jakarta.,
Collation
xix + 276hlm: 23cm
Language
Indonesia
ISBN/ISSN
978-979-709-572-7
Classification
306
Content Type
-
Media Type
-
Carrier Type
-
Edition
-
Subject(s)
Specific Detail Info
-
Statement of Responsibility

Other version/related

No other version available




Information


RECORD DETAIL


Back To PreviousXML DetailCite this